Learning Computer, This is my blog

Not just learning, information and technology..

Learning Computer, This is my blog

Not just learning, information and technology..

Learning Computer, This is my blog

Not just learning, information and technology..

Learning Computer, This is my blog

Not just learning, information and technology..

Learning Computer, This is my blog

Not just learning, information and technology..

Tampilkan postingan dengan label VIRUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VIRUS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2011

Menghapus File Autorun.inf



Bagaimana mengatasi virus autorun.inf ? Masalah ini sebenarnya sudah sering dibahas teman-teman lain, tetapi siapa tahu anda baru menemukannya di sini. Mungkin diantara banyak virus, inilah yang peling menjengkelkan. Sebetulnya tidak begitu berbahaya tapi justru paling menjengkelkelkan itu yang jadi masalah. Mengatasi virus autorun.inf bukan pekerjaan. Virus ini tidak bisa didelete pada 3 platfor window xp, windows vista pun juga windows 7. Demikian juga sangat susah dideteksi oleh antivirus. Setahu saya antivirus Ansav bisa mendeteksi dan bisa mengatasi, tetapi sangat seri juga gagal.
Pada artikel ini saya mencoba memberikan pilihan lain dalam mengatasi virus autorun.inf ini. File virus ini melekat pada banyak proses windows explorer seperti OPEN, REFRESH, dan lain-lain.

Sabtu, 15 Oktober 2011

NORTON internet security Final 2012

download norton internet security 2012 Norton Internet Security Final (2012)

Get the latest update version of Norton Internet Security & Antivirus 2012
The latest upgrade of Norton Internet Security offers:
* Our fastest performance ever
* Industry-leading protection
* Easier to use Control Center and features

Key Features
* Norton Protection System includes 4 layers of rock-solid protection designed to proactively protect against the very latest threats ? so you can do more on your PC without disruptions.
* Customizable Control Center gives you the option to choose your preference between a simplified screen or the traditional detailed view.
* Identity Safe alerts have moved to the Norton Toolbar so there are less interruptions while you are online ? but your passwords are still as secure as ever.
* Bandwidth Management limits Norton?s processes and updates when you have limited bandwidth or monthly downloads.
* Download Insight 2.0 now tells you how stable a download is before you put your computer at risk for crashes or other bad things to happen.
* Norton Recovery Tools help remove threats that can be deeply buried in a PC?s operating system.

62447697 Norton Internet Security Final (2012)
7162011120950am Norton Internet Security Final (2012)
 
Cramit Single Link Download Now
size: 119 mb
Mediafire Download Link
Download Now Size 119 mb
Mediafire Password-
world4free.in
sumber:os-xp

Kamis, 13 Oktober 2011

Daftar Virus Komputer Paling berbahaya 2011

Inilah 10 Virus Komputer Paling Berbahaya di Dunia dan Indonesia dalam setahun terakhir. 
 
Dimana pertumbuhan varian-varian threat atau ancaman dari virus komputer dan sejenisnya makin canggih dan meluas. Tidak hanya ditujukan untuk satu platform saja, tetapi ke sistem operasi lain selain Windows. Hal ini menjadi penyebab bertambahnya kesibukan terkait dengan dunia maya.
Level pertumbuhan ancaman dalam berbagai bentuk mencapai tingkat yang tinggi dan nyaris membahayakan kehidupan manusia bahkan diprediksi akan memicu cyber war. Virus Stuxnet, misalnya, masuk ke sistem SCADA yang biasa dipakai di berbagai fasilitas infrastruktur seperti sistem otomasi pembangkit listrik, mesin industri, dan sebagainya. Bahkan, Stuxnet menyusup pula ke kantor fasilitas nuklir Iran dan berpotensi satu kekeliruan kecil saja mungkin dapat memicu bahaya nuklir.
Berikut ini adalah 10 malware teratas yang bergentayangan di jagat maya Indonesia dan dunia yang berhasil terdeteksi oleh ESET Threat Sense Lab. Mungkin salah satu di antaranya menginfeksi komputer kita.
 
1. Win32/Conficker.AA Persentase Deteksi Tahun 2010: 6,85%
Win32/Conficker.AA adalah worm yang menyebar lewat folder bersama dan perangkat media bergerak. Worm ini masuk ke komputer dengan memanfaatkan kerentanan pada Server Service. Setelah Conficker.AA berhasil, komputer pengirim akan melakukan kontrol secara remote terhadap komputer korban yang telah terinfeksi lalu men-download.


2. Win32/Conficker.AE Persentase Deteksi Tahun 2010: 6,76%
Win32/Conficker.AE adalah worm yang juga merupakan salah satu varian dari Conficker.AA, dengan modus operandi penyebarannya menyerupai cara penyebaran Conficker.AA

3. Win32/Agent Persentase Deteksi Tahun 2010: 3,48%
Menurut deskripsi ESET NOD32 hasil deteksi malware ini sebagai malware generic, yang dikenal dikalangan keluarga besar malware dengan kemampuannya mencuri data milik user dari PC yang terinfeksi. Untuk melakukan hal tersebut malware biasaya akan menperbanyak dirinya kemudian menempatkan diri di dalam folder temporary dan menambahkan keys pada registry yang serupa dengan file malware tersebut atau mirip dengan file-file hasil meng-copy diri secara random itu tadi lalu menempatkan diri di folder-folder sistem operasi yang lain sehingga malware bisa “bekerja” di setiap kali sistem tersebut melakukan start up.
Malware tersebut mampu bermutasi menjadi serangkaian threat lain, penyebarannya melalui serangkaian perantara sehingga hampir tidak mungkin menghapusnya hanya dengan menggunakan satu cara saja. Untuk mencegahnya, gunakan perangkat keamanan yang baik dengan kelengkapan anti-malware, jangan lupa untuk selalu mem-patch, disable Autorun, dan yang tidak kalah penting adalah, pikir baik-baik sebelum anda meng-klik sesuatu.

4. Win32/Conficker.Gen Persentase Deteksi Tahun 2010: 3,26%
Win32/Conficker.Gen adalah salah satu varian dari Conficker yang memiliki kesamaan modus operandi dalam menginfeksi komputer korban. Demikian pula kerentanan yang dimanfaatkan juga sama yaitu kerentanan pada Server Service.
5. Win32/Conficker.X Persentase Deteksi Tahun 2010: 2,97%
Threat yang satu ini adalah worm yang menyerang komputer jaringan dan menyebar dengan memanfaatkan kerentanan pada sistem operasi Windows keluaran Microsoft. Kerentanan tersebut secara spesifik pada RPC subsystem dan dapat dimasuki secara remote oleh penyerang. Penyerang tersebut dapat melancarkan serangannya dengan tanpa menggunakan identitas yang valid. Threat ini mampu melakukan kontak dengan web server untuk men-download program-program jahat yang lainnya dengan menggunakan nama domain yang belum resmi.
6. Win32/VB Persentase Deteksi Tahun 2010: 2,74%
Worm Win32.VB dibuat dengan bahasa pemprograman Visual Basic dan mampu menyebar dengan cepat, tetapi masalah yang ditimbulkan tidak besar. Threat ini biasanya bekerja untuk menyebarkan spam. Karena risiko yang ditimbulkan tidak besar itulah, sebagian besar kasus Win32/VB bisa ditangani sendiri oleh user dengan menggunakan perangkat keamanan antivirus atau menghentikan pergerakannya di corporate gateways. Malware buatan dalam negeri banyak termasuk dalam jenis ini.

7. INF/Conficker Persentase Deteksi Tahun 2010: 2,14%
INF/Conficker adalah file autorun.inf yang menyebarkan worm Conficker. Hasil deteksi juga digunakan untuk mengurai serangkaian malware yang menggunakan file autorun.inf sebagai cara untuk masuk dan menginfeksi personal computer. File tersebut berisikan informasi program yang dikembangkan untuk mampu melakukan run secara saat perangkat bergerak (misal USB flash disk) dan perangkat lain yang sejenis diakses oleh user yang menggunakan PC berbasis Windows.

8. Win32/Alman.NAB Persentase Deteksi Tahun 2010: 2,08%
Virus yang menginfeksi file-file .EXE, dan menyebar melalui media yang dipakai secara bersama dalam sebuah jaringan komputer. Saat virus aktif, virus akan men-download program-program jahat lainnya. Virus ini juga bersifat rootkit. Virus akan menyembunyikan baik proses maupun file-file yang berhubungan dengan virus tersebut. Win32/Alman.NAB juga memiliki nama lain yaitu : Downloader.Agent.LZM, Trojan.DL.Agent.UJE, Virus:W32/Alman.B, W32/Almanahe, W32/QQPass.ADW.worm, W32/Rectix.A

9. Win32/Stuxnet.A Persentase Deteksi Tahun 2010: 2,02%
Win32/Stuxnet.A adalah worm yang menyebar luas lewat perangkat media bergerak. Modus operandi penyebaran worm ini juga dengan memanfaatkan kerentanan pada sistem operasi dari komputer yang dijadikan target serangan. Kerentanan yang dimanfaatkan adalah pada CVE-2010-2568. Stuxnet adalah salah satu jenis malware dengan target tertentu (targeted malware) yang cukup populer di tahun 2010 karena mentargetkan pada sistem otomatisasi SCADA yang banyak digunakan di industri.

10. INF/Autorun.gen Persentase Deteksi Tahun 2010: 1,91%
Deteksi terhadap INF/Autorun.Gen digunakan untuk menguraikan serangkaian malware yang menggunakan file autorun sebagai cara untuk mengonfirmasi komputer-PC target yang berhasil diserang. File tersebut berisikan informasi program yang dikembangkan untuk mampu melakukan run secara saat perangkat bergerak (misal USB flash disk dan perangkat lain yang sejenis diakses oleh user yang menggunakan PC berbasis Windows. (ref. arimika.co.cc)

Minggu, 05 Juni 2011

Anti virus terbaik 2011

Memilih antivirus terbaik, tentu bukan sekadar program untuk pencegah virus dan pengaman data semata. Anda perlu mendapatkan info sebanyak mungkin tentang antivirus yang akan menjadi pilihan Anda. Yang paling banyak fiturnya, yang ringan di kantung, yang kompatibel dengan komputer Anda dan yang pasti customer service yang tidak mengecewakan.

Di internet, banyak review yang diberikan tentang berbagai merk antivirus yang beredar di pasaran. Urutan ranking antivirus tersebut juga naik-turun. Namun perlu diketahui, urutan satu hingga sepuluh antivirus di bawah ini, bukanlah ranking, namun hanya sekedar nomor urut semata. Pilihan ada di tangan Anda. Semoga bermanfaat.

Antivirus-Antivirus Terbaik
BitDefender Antivirus 2011 Pro
BitDefender Antivirus 2011 Pro diproduksi yang oleh Softwin, memiliki fitur yang paling komprehensif, proteksinya mudah dirancang sesuai dengan keinginan dan benar-benar fleksibel. Dengan harga pasar $ 29.95, BitDefender sangat kompetitif di pasaran antivirus dunia.

Sementara ini BitDefender mempunyai konsumen terbesar di dunia dan banyak yang mereview-nya sebagai antivirus terbaik tahun ini. Meskipun demikian, BitDefender memiliki beberapa kekurangan, seperti penggunaan RAM dan kapasitas hardisk yang lumayan besar, meskipun relatif berbeda-beda pada tiap komputer dan sistem operasi.

Beberapa antivirus review menyebutkan bahwa BitDefender merupakan software antivirus yang seimbang, kuat, dan efektif.

Trend Micro Titanium Antivirus + 2011
Anda mungkin dulu mengenalnya dengan nama PC-Cillin dan diperoduksi oleh Trend Micro. Fitur unggulannya adalah keberadaan cloud security untuk perlindungan real time dan juga update real time. Meski demikian Trend Micro Titanium memiliki beberapa kelemahan, salah satunya di harga yang cenderung lebih mahal (sekitar $39.95), dan relatif lambat dalam proses scanning.

Norton Antivirus 2011
Symantec Corporation kembali merilis Norton Antivirus terbaru untuk 2011. Kelebihannya masih di fitur-fitur baru yang tidak Anda temukan dalam antivirus yang lain, seperti autofix technology yang memprediksi kerusakan dalam komputer dan memperbaikinya.

Meski demikian dengan harga $ 39.99 di pasaran, membuat Norton Antivirus layak disebut sebagai antivirus kelas menengah ke atas. Kelemahannya masih terletak pada bahasa pemrograman yang sering berbenturan dengan program lain yang telah terinstal di komputer Anda.

Panda Antivirus Pro 2011
Panda Antivirus memasukkan fitur baru berupa scan ultrafast yang lebih cepat 30% dari versi pendahulunya. Panda juga memberikan fitur eksklusif lainnya, yaitu Panda USB Vaccine yang melindungi PC Anda dan drive USB dari infeksi. Namun harga yang sangat tinggi, $ 50.95, membuat Panda sulit bersaing untuk merajai dunia antivirus.

ZoneAlarm Antivirus 2010
Tidak banyak situs yang mereview antivirus ini, salah satu sebabnya karena ZoneAlarm belum disertifikasi oleh tiga lembaga laboratorium pengujian independen, yaitu Virus Bulletin, Checkmark dan ICSA. ZoneAlarm kompatibel dengan Windows 7, meski banyak antivirus yang belum sesuai dengan sistem operasi tersebut.

ESET NOD32 Antivirus
ESET NOD32 Antivirus diproduksi oleh ESET. Antivirus ini merupakan versi keempat. ESET secara proaktif mendeteksi dan menonaktifkan berbagai virus, trojan, worm, adware, spyware, phishing, dan rootkit. ESET NOD32 juga memiliki pemindaian yang canggih serta kontrol akses untuk media-media portabel. Harganya $ 39.99.

Kaspersky Antivirus 2011
Kaspersky Anti-Virus melindungi komputer Anda terhadap ancaman yang tak dikenal dan tidak diketahui, serta data yang tidak diinginkan. Kaspersky memantau kegiatan sistem aplikasi oleh pengguna, sehingga mencegah tindakan berbahaya. Kaspersky meraih perak dalam menjaring konsumen di dunia antivirus, meski antivirus ini dibandrol dengan harga $ 59.95.

Avira AntiVir 2011
Kelebihan Avira terletak pada harga yang bersahabat dan perlindungan yang komprehensif. Dengan harga $ 26.95, Avira mantap dalam persaingan antivirus dunia. Meski demikian, salah satu fiturnya yaitu Advanced Heuristik Analisis and Detection (AHeAD) Technology terkadang overprotektif, dan menganggap beberapa program yang kita miliki sebagai malware serta dianggap berbahaya.

AVG Antivirus
Harganya $ 34.99. AVG Anti-Virus 2011 mempunyai dua kelebihan yaitu pada LinkScanner dan Social Networking Protection. Hampir sama dengan Avira, terkadang AVG sangat overprotektif terhadap program yang tidak mereka kenal, dan dianggap sebagai virus atau malware. AVG tetap menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan antivirus, namun bukanlah yang terbaik yang pernah ada.

Avast Pro Antivirus 5.0
Avast! Pro saat ini memiliki fitur terbaru, seperti browsing sandbox dan deteksi heuristik yang canggih, serta desain tampilan yang ramping. Harganya $39.95. Sayangnya, Avast kehilangan beberapa fitur, contohnya antiphishing yang dapat ditemukan dalam program antivirus lain.

Minggu, 03 Oktober 2010

Indonesia Termasuk 5 Besar Negara Penghasil virus Komputer

Indonesia 5 Besar Negara Penghasil Virus di Dunia. Indonesia bukan hanya sebagai negara dengan pemakai internet yang cukup besar di dunia. Tapi Indonesia juga termasuk 5 besar negara penghasil virus terbanyak di dunia. Hal tersebut diungkapkan Product Manager Astrindo Starvision Erwin Yovitanto, Distributor Kaspersky untuk Indonesia.  Fakta ini sebenarnya tidak mengherankan. Pasalnya, data yang dikeluarkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), pengguna internet di Indonesia jumlahnya sudah mencapai 45 juta. Karena pengguna internet di Indonesia cukup besar, maka wajar jika jumlah virus yang dihasilkan juga besar.  Jenis virus yang dibuat oleh orang Indonesia tidak termasuk virus yang sangat ganas. Kebanyakan dari virus yang di buat orang Indonesia hanya menampilkan pesan atau menyembunyikan file-file tertentu. Bukan virus yang bersifat merusak komputer.  Tidak merusak^^. Lebih ke arah iseng-iseng saja. Coba-coba bikin virus. Memang banyak jenisnya. Tapi rata-rata hanya menampilkan kata-kata atau pesan-pesan tertentu atau juga hidden file. Ya, hanya merepotkan lah. Tidak membahayakan," tuturnya.  Menyandang predikat sebagai salah satu negara yang banyak membuat virus, Indonesia pun menjadi negara sasaran serangan cyber. Data yang dimiliki oleh Kaspersky, Indonesia di kuartal pertama tahun 2010 menempati posisi ke 20 negara yang menjadi sasaran penjahat cyber. Periode yang sama ditahun sebelumnya, Indonesia tidak masuk ke 20 besar. Data tersebut berdasarkan analisa dari www.securelist.com  "Di Asean, Vietnam, Malaysia, Thailand dan Philipina selalu menjadi target serangan. Indonesia baru-baru ini masuk ke 20 besar. Sedangkan negara yang paling sering menjadi sasaran adalah China, Rusia, India dan Amerika Serikat," jelasnya.  http://www.dedepurnama.com

Minggu, 11 Juli 2010

Instal Office 2007 tanpa CD key



Setiap kali melakukan instalasi Microsoft Office, kita dihadang dengan harus memasukkan CD-Key yang begitu panjang. Tentu saja hal ini akan merepotkan kita. Untuk mempermudah instalasi tanpa harus memasukkan CD-Key setiap menginstal, kita dapat menyisipkan CD-Key pada master instalasinya.

Berikut ini adalah cara menyisipkan CD-Key Instalasi pada Office 2007 Enterprise secara otomatis :

Salin semua folder dan file instalasi dari DVD ke local hardisk. Kemudian pada hardisk perhatikan ada sebuah folder dengan nama Enterpriser.WW. Dan masuklah kedalam folder tersebut lalu cari file yang bernama Config.XML.
cd-key-office-2007
Lalu bukalah file tersebut dengan melakukan klik-kanan pada file, lalu pilih Open with Notepad. Isi filenya tampak seperti berikut ini:
<Configuration Product="Enterpriser">
<!– <Display Level="full" CompletionNotice="yes" SuppressModal="no" AcceptEula="no" /> –>
<!– <Logging Type="standard" Path="%temp%" Template="Microsoft Office Enterprise Setup(*).txt" /> –>
<!– <PIDKEY Value="BCDFGHJKMPQRTVWXY2346789B" /> –>
<!– <USERNAME Value="Customer" /> –>
<!– <COMPANYNAME Value="MyCompany" /> –>
<!– <INSTALLLOCATION Value="%programfiles%\Microsoft Office" /> –>

<!– <LIS CACHEACTION="CacheOnly" /> –>
<!– <SOURCELIST Value="\\server1\share\Office12;\\server2\share\Office12" /> –>
<!– <DistributionPoint Location="\\server\share\Office12" /> –>
<!– <OptionState Id="OptionID" State="absent" Children="force" /> –>
<!– <Setting Id="Reboot" Value="IfNeeded" /> –>
<!– <Command Path="msiexec.exe" Args="/i \\server\share\my.msi" QuietArg="/q" ChainPosition="after" Execute="install" /> –>
</Configuration>
Jika kita cermati isi file Config.XML ini, file config tersebut berisikan beberapa setingan yang digunakan oleh rutin instalasi. Secara default semua setingnya diapit tanda <!– dan –> yang menandakan bahwa seting tersebut berada dalam kondisi disable / tidak aktif. Nah bagian setingan yang perlu kita ubah adalah bagian yang bercetak tebal.
1. CD Key :
<!– <PIDKEY Value="BCDFGHJKMPQRTVWXY2346789B" /> –>
Agar rutin instalasi tidak menanyakan CD-key, maka kita hilangkan tanda <!– dan –> lalu ganti value (yang diapit tanda kutip) dengan CD-key kita (tanpa tanda minus). Sebagai contoh, misalnya CD-key yang kita miliki adalah 1234-5678-ABCD-EFGH, maka setingnya sebagai berikut:
<PIDKEY Value="12345678ABCDEFGH" />
2. Nama User dan Perusahaan.
<USERNAME Value="BelajarPC" />
<COMPANYNAME Value="Education For All" />
Ubahlah value nya dengan Nama Pengguna dan Perusahaan yang anda inginkan.
3. Lokasi Instalasi.
<INSTALLLOCATION Value="%programfiles%\Microsoft Office 2007" />
Seting berikut ini mengatur lokasi penyimpanan default program. Biasanya Microsoft office menyimpan program aplikasinya pada folder Program Files\Microsoft Office. Jika kita ubah path defaultnya menjadi Program Files\Microsoft Office 2007, maka kita dapat menginstalkan Office dengan versi yang lain, misalnya kita juga ingin mengintalkan Office 2003.
Setelah semua pengaturan selesai tinggal save file Config.XML tersebut. Lalu semua folder dan file instalasinya tinggal kita backup kembali kedalam DVD blank.